Berita Desa

KADES KARYA BHAKTI HADIRI ACARA ISTIGHOTSAH AKBAR

Karya Bhakti 26 September 2026
 
Mengenang 20 Tahun Wafatnya Syekh Abdul Malik Ihsan ( selaku Shohibul Ijazah Istighotsah yamisda Al-Ihsan): Ribuan Jamaah Hadiri Haul Khidmat di Markas Cah Mbeling Eling Gusti
 
KARYA BHAKTI – Jamaah Istighotsah Yamisda Al-Ihsan Desa Karya Bhakti sukses menggelar peringatan Haul Syekh Abdul Malik Ihsan yang ke-20 pada hari Sabtu, 26 September 2026. Acara yang berlangsung penuh kekhusyukan ini dipusatkan di Markas Cah Mbeling Eling Gusti dan dihadiri oleh ratusan jamaah, tokoh masyarakat, serta para santri.
Peringatan haul tahun ini terasa sangat istimewa dan penuh keberkahan karena dihadiri langsung oleh KH. Ujang Ihsan ( IMAM BESAR ISTIGHOTSAH YAMISDA AL-IHSAN PUSAT), selaku Pengasuh Pondok Pesantren Malik Al-Ihsan, Jampes, Kediri. Kehadiran beliau tidak hanya sebagai representasi dari keluarga besar dan penerus perjuangan sang syekh, tetapi juga penguat tali silaturahmi spiritual antara tanah Jampes (Kediri) dengan para jamaah di Desa Karya Bhakti.
 
Simbol Istiqomah: Dua Dekade Merawat Warisan Juang
 
pembacaan istighotsah Yamisda Al-Ihsan oleh Jamaah Yamisda Al-Ihsan. Suasana di Markas Cah Mbeling Eling Gusti seketika berubah teduh dan berwibawa saat kalimat-kalimat tayyibah dan selawat digemakan bersama-sama.
Haul ke-20 ini menjadi momentum refleksi penting bagi masyarakat. Dua dekade berlalu sejak wafatnya Syekh Abdul Malik Ihsan, namun api semangat dakwah, keteladanan, dan ilmu-ilmu yang beliau wariskan terbukti tetap hidup di hati para murid dan jamaah setianya.
Petuah Sejuk dari Pengasuh Pesantren Malik Al-Ihsan Jampes
 
Dalam mauidhoh hasanah (ceramah agama) yang disampaikan oleh KH. Ujang Ihsan, beliau menekankan pentingnya menjaga sanad keilmuan dan merawat amalan-amalan yang telah diajarkan oleh para pendahulu.
"Peringatan haul bukan sekadar ritual tahunan berkumpul dan berdoa. Lebih dari itu, haul adalah media bagi kita yang masih hidup untuk ngalap berkah (mencari berkah) dan menyambung ruhani kepada guru-guru kita, agar kita senantiasa istiqomah di jalan kebaikan," tutur KH. Ujang Ihsan di hadapan para jamaah yang menyimak dengan takzim.
 
Beliau juga mengapresiasi kerukunan serta kekompakan Jamaah Istighotsah Yamisda Al-Ihsan dan komunitas Markas Cah Mbeling Eling Gusti yang telah gotong-royong menyiapkan sarana panggung, konsumsi, hingga pengamanan demi kelancaran hajat besar ini.
Energi Positif dari Markas "Cah Mbeling Eling Gusti"
 
Pemilihan lokasi di Markas Cah Mbeling Eling Gusti juga membawa pesan mendalam. Nama tempat yang unik ini merepresentasikan wadah bagi siapa saja—termasuk mereka yang merasa masih berproses atau "belajar nakal" (mbeling)—untuk kembali bersimpuh dan mengingat Sang Pencipta (Eling Gusti). Sinergi antara jamaah formal seperti Yamisda dengan komunitas ini membuktikan bahwa dakwah Islam yang diwariskan Syekh Abdul Malik Ihsan adalah dakwah yang merangkul, ramah, dan inklusif bagi semua kalangan.
Acara haul dua dekade ini kemudian ditutup dengan  doa bersama untuk keselamatan bangsa, ketenteraman Desa Karya Bhakti, dan keberkahan bagi seluruh keturunan Syekh Abdul Malik Ihsan.

 

Beri Komentar